Saturday, 12 April 2008

Belahan Jiwaku

Dublin, 12 April 2008.

Hari ini akan menjadi hari yang besar untukku. Mengapa? karena hari ini aku telah memecahkan satu rekor yang sangat sulit terpecahkan sebenarnya. Kira-kira 7 tahun yang lalu, aku pertama kali merasakan bahwa cinta itu kejam. Ia merasuki kepalaku tanpa henti. Aku tidak bisa melupakan perempuan itu. Dia menari di fikiranku sampai 8 bulan lamanya. Lantas, aku menyerah karena dia tidak juga memberikan pertanda mau menjadi temanku lagi. Ternyata setelah 8 tahun, kami sekarang tahu bahwa kami dulu salah paham. Setahun dari kejadian itu, aku kembali menemukan seseorang yang merasuki fikiranku. 8 bulan juga lamanya aku menantikan dia. Namun, aku tidak bergerak, aku hanya menunggu dan diam. Sampai aku pada suatu saat membelokkan harapan dan berlabuh di hati yang salah. Setelah 4 tahun bersama dia, aku sadari itulah keputusan yang sangat salah yang pernah aku ambil, karena aku telah kehilangan segalanya karena memilih dia, dan aku perlu menyebutkan, bahwa selama 4 tahun aku tidak pernah melupakan perempuan perebut hatiku ke-2 tersebut. Cinta perlu pengorbanan tapi cinta bukan pengorbanan. 4 bulan setelah aku berpisah dengan yang dulu, aku bertemu kembali dengan perempuan ke-dua itu, sebut saja "DIA". Nah, "DIA" ini kembali menakjubkan diriku. Aku tercengang dan seketika hatiku runtuh dan bertanya-tanya. Kemanakah aku selama ini? Butakah aku ini? Mengapa keindahan ini baru terlihat saat ini? Dan aku pun mempersembahkan satu puisi yang menguraikan isi hatiku, aku ingin mencoba menunjukkan perasaanku. Aku ingin menjadi teman "DIA", sahabat "DIA", dan pendamping "DIA". Inilah persembahan pertama aku kepada "DIA"

TERENYUH HATIKU

Lautan lepas bergulung ombak
Intan permata berbaur di pesisir
Dunia menggilir siang dan malam
Wisata dalam angan ke surga tertinggi
Iringan semilir angin menggoda hati
Nestapa dalam diri seketika melebur
Angkara murka tak menghinggap
Wanita dalam diam terbujur di pelupuk
Inikah pertanda awal jatuh cinta?
Neraka tak lagi terasa membara
Nikmatnya dunia dalam fikir
Andai bisa kudamping "DIA"
Erangan kerongkong ingin berucap
Damai dalam gelora menggebu
Wanita pembuat terenyuh hati
Idaman para lelaki di bumi
Namun, mampukah kugapai cintanya?
Andai bisa kusebut namamu saja, W.

"for the ONE whom I may in love with"

Jakarta, 12th July 2007
Edvyn Andy "el dios" Wongso©

Seiring waktu, aku menjawab semua pertanyaan itu. Kini aku tahu, bahwa aku memang dulu salah, setidaknya aku telah memilih jalanku dan mudah-mudahan yang kali ini benar. Bukankah hidup ini hanyalah perhentian? Bila kita turun di perhentian yang salah, kita hanya perlu menunggu bus berikut dan menuju ke destinasi akhir yakni kebahagiaan sejati. Dan, hari ini, aku benar-benar bahagia karena masih dapat tetap berhubungan dengan si "DIA" meski aku belum tahu bagaimana prospek cintaku. Hari ini, Sabtu, 12 April 2008 adalah hari tepat 10 bulan aku menantikan dia. Sungguh, tidak kuduga sebelumnya, sesaat sebelum aku menutup mata, aku bertemu dengan "DIA" melalui msn. Dia menyebutkan lirik lagu sedari dulu dari tompi. Aku pun mencarinya dan lagi-lagi aku jatuh cinta pada lagu yang dia perkenalkan kepadaku. Lagu ini benar-benar menggambarkan apa yang ingin sekali kusebutkan kepadanya.

Hatiku berharap
Mungkin engkau kan berubah
Bisa mencintai aku
Seperti hatiku padamu

Hujan badai kan kutempuh
Bintang dilangit kan kuraih
Bila harus ku kan merayu
Untuk cintamu bagiku

Cintamu tlah menjadi candu
Cintamu tlah membuatku membisu
Cintamu ohh seindah lagu
Membuatku tak bisa berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa
Kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku
Surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa
Aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu
Sayangku hanya kamu

Cintaku telah terlabuh
Berhenti selamanya dihatimu
Takkan kukayuh menjauh
Biar kurapatkan cintaku padamu

Cintamu tlah menjadi candu
Cintamu tlah membuatku membisu
Cintamu ohh seindah lagu
Hanya dirimu satu ohh cintaku

Kau adalah belahan jiwa
Kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku
Surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa
Aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa
Kau adalah belahan jiwa
Kau adalah belahan jiwa
Kau adalah belahan jiwa

Kau adalah belahan jiwa
Kutahu itu sayang sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu

Kau adalah belahan jiwa
Kutahu itu sayang sedari dulu
Kau cinta yang hembuskan aku
Surga dunia disepanjang nafasku

Kau adalah belahan jiwa
Aku cinta kamu sedari dulu
Dan aku takkan berpaling darimu
Hanya kamu

SEDARI DULU by TOMPI

Hai, kamu! apabila engkau yang kusebut sebagai "DIA" singgah di sini suatu hari nanti, aku ingin kau tahu, bahwa lagu yang kau perkenalkan di hari ini adalah isi hatiku padamu. Aku selalu mengkhayalkan dirimu. Aku selalu menantikan kamu. Aku begitu memimpikan dirimu. Tapi, aku tidak pernah tahu kemana dan darimana aku harus mulai melangkah. Aku ingin mendekati dirimu. Aku ingin mempersembahkan satu hal yang suci kepadamu. Hanya untuk dirimu, ingin kupersembahkan yang kusebut sebagai "CINTA" karena engkaulah BELAHAN JIWAKU. Dan, bila aku boleh berucap, aku tidak akan berhenti mencoba kali ini sampai aku memang tidak lagi punya harapan untuk memenangkan hatimu. Aku akan berdiri dan menghadapi setiap penantangku sampai kamu memilih sendiri pendampingmu suatu hari nanti. Akhirnya, aku hanya ingin berbisik... dengarlah baik-baik... "AKU CINTA PADAMU! I LOVE YOU! WO AI NI! TI AMO! ICH LIEBE DICH! IK HOU VAN JOU! JE T'AIME!"

I will always love you and wait for you, a girl who loves PIXAR animation.

Au Revoir.

With love,
el dios

1 comment:

Anonymous said...

assiiikk..saia tau sapa orgnya..
hahaha..

~M~